Beranda

Semua 52 Episode
Film Penyesalan Sang Ayah. Drama china bergenre Anak Hilang, Bayi Lucu, Ibu Tunggal, Keluarga, Modern, Romansa. Berkisah Tujuh tahun lalu, Mina Sarno dan Yoga Sinata terpisah terduga. Mina melahirkan sepasang anak kembar seorang diri dalam kemiskinan. Kini Mina koma, kedua anak itu bertahan hidup mengumpulkan botol demi biaya pengobatan ibunya. Yoga yang lama mencari Mina justru mengira mereka komplotan penipu modus tabrak lari. Ia menghancurkan giok foniks tanda cinta mereka dan memerintahkan menghancurkan rumah mereka, hingga akhirnya sadar anak kembar itu adalah darah daging dirindukannya. Nonton kisah lengkapnya gratis hanya di ASIABOXDRAMA.
Film Penyesalan Sang Ayah. Drama china bergenre Anak Hilang, Bayi Lucu, Ibu Tunggal, Keluarga, Modern, Romansa. Berkisah Tujuh tahun lalu, Mina Sarno dan Yoga Sinata terpisah terduga. Mina melahirkan sepasang anak kembar seorang diri dalam kemiskinan. Kini Mina koma, kedua anak itu bertahan hidup mengumpulkan botol demi biaya pengobatan ibunya. Yoga yang lama mencari Mina justru mengira mereka komplotan penipu modus tabrak lari. Ia menghancurkan giok foniks tanda cinta mereka dan memerintahkan menghancurkan rumah mereka, hingga akhirnya sadar anak kembar itu adalah darah daging dirindukannya. Nonton kisah lengkapnya gratis hanya di ASIABOXDRAMA.
Daftar Episode
52 Episode

Edukasi Seks Oleh Sahabatku

Pengantin Miliarder Itu Istriku yang Selingkuh

Suami Sampah Itu Jadi Milikmu

Bayi Ajaib Pembawa Harta

Diantar oleh Takdir

Ibuku Triliuner Rahasia

Bayi Ajaib Pembawa Harta (Sulih Suara)

Mari Berkultivasi Sekeluarga! (Sulih Suara)

Rahasia Roh Istimewa

Game Cinta Para Pewaris

Musim Panas Terakhir

Cinta yang Sulit Diraih

Diantar oleh Takdir (Sulih Suara)

Suami Misterius, Ayah Anak Kembarku

Balas Dendam Sang Putra Bungsu (Sulih Suara)

Jangan Usik Suamiku! (Sulih Suara)

Balas Dendam Putri Gemuk

Aku Raja Tersembunyi

Pewaris Berbahaya

Takdir Kedua Pembawa Berkah (Sulih Suara)

Mendengar Isi Hatimu

Raja Tanpa Mahkota (Sulih Suara)

Merebut Kembali Segalanya

Kukira Petani, Ternyata CEO