Beranda

Semua 75 Episode
Film Dewi Penjaga Kerajaan. Drama china bergenre Fantasi, Intrik Istana, Kekuatan Khusus, Perselingkuhan, Terlahir Kembali, Wanita Kuat. Berkisah Delapan puluh tahun yang lalu, Su Yue, dewi bulan, mengembalikan anak laki-laki Xiao ke negaranya dan menamainya Daqi, berjanji untuk melihatnya hidup damai dan sejahtera di masa depan. Dia bereinkarnasi sebagai putri dari putri tertua Su, tetapi karena "tubuhnya yang paling yin", dia dijadikan korban oleh tunangannya, pangeran tertua Xiao Ran, saudara perempuannya Su Yanran, dan ayahnya Su Heng. Dia dikorbankan untuk berdoa memohon hujan untuk mencari kekuatan. Nonton kisah lengkapnya gratis hanya di ASIABOXDRAMA.
Film Dewi Penjaga Kerajaan. Drama china bergenre Fantasi, Intrik Istana, Kekuatan Khusus, Perselingkuhan, Terlahir Kembali, Wanita Kuat. Berkisah Delapan puluh tahun yang lalu, Su Yue, dewi bulan, mengembalikan anak laki-laki Xiao ke negaranya dan menamainya Daqi, berjanji untuk melihatnya hidup damai dan sejahtera di masa depan. Dia bereinkarnasi sebagai putri dari putri tertua Su, tetapi karena "tubuhnya yang paling yin", dia dijadikan korban oleh tunangannya, pangeran tertua Xiao Ran, saudara perempuannya Su Yanran, dan ayahnya Su Heng. Dia dikorbankan untuk berdoa memohon hujan untuk mencari kekuatan. Nonton kisah lengkapnya gratis hanya di ASIABOXDRAMA.
Daftar Episode
75 Episode

Jangan Usik Suamiku!

Raja Mecha Terakhir

Suami Sampah Itu Jadi Milikmu

Penantian Cinta Seribu Tahun

Bayi Ajaib Pembawa Harta

Diantar oleh Takdir

Ibuku Triliuner Rahasia

Bayi Ajaib Pembawa Harta (Sulih Suara)

Mari Berkultivasi Sekeluarga! (Sulih Suara)

Rahasia Roh Istimewa

Menjadi Kekasih Naga

Terbuang Jadi Penguasa

Cinta yang Sulit Diraih

Diantar oleh Takdir (Sulih Suara)

Penyamaran Sang Putri

Balas Dendam Sang Putra Bungsu (Sulih Suara)

Raja Antagonis Menolak Mati

Balas Dendam Putri Gemuk

Memilih Iblis Pemikat Terendah (Sulih Suara)

Takdir Kedua Pembawa Berkah (Sulih Suara)

Saat Istri Terbuang Bangkit (Sulih Suara)

Terbuang Jadi Penguasa (Sulih Suara)

Nak, Ibulah Bosmu

Putra Selir Penakluk Negeri (Sulih Suara)